selalu

Selalu ditanya apakah masih ada? Selalu ditanya apakah masih sama besarnya? Selalu ditanya kebenaran jawabannya.

Selalu berkata tak pernah berubah. Masih juga sama. Seperti matahari yang selalu terbit di pagi hari dan tenggelam di malam hari.

Selalu berkata tak pernah menyusut. Seperti air sungai yang terus membanjiri daratnya.

Selalu berkata tak pernah ada dusta. Seperti ketika pita sawah itu menunjukkan arah anginnya.

Tapi mengapa selalu seakan mata tertutup saat matahari itu terbit dan tenggelam hingga tak tersaksikan? Atau selalu seakan tak setetespun air disungai hingga tak pernah bisa menghilangkan dahaganya. Dan selalu seakan-akan pita sawah itu telah punya arahnya sendiri, tak peduli kemana anginnya menunjukkannya hingga seakan jawabannya selalu sama.

Selalu, selalu. Bukan kah ketika selalu saja ada tanya diantara kita, maka kita patut untuk selalu ditanya? 

Ada apa dengan kita? Apakah telah tiba waktunya??

Advertisements

One thought on “selalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: