kecil, tapi tak penting lagi

bagai gerakan halus bulu-bulu yang ditiup oleh angin dari lamanya angin itu tak pernah melintasinya

bagai denyut nadi lembut yang tiba-tiba muncul dari keadaan matinya

bagai setetes embun pagi setelah tidur malam yang panjang

kecil, tapi indah, tapi tak ada gunanya lagi…

karena Allah anugerahi aku segelas teh panas manis yang akan menghapuskanku dari dahaga dipagi hari setelah tidur malam panjangku.

~getar itu sempat muncul lagi sesaat, kata seseorang dan aku iya kan, sudah  tak penting lagi dan memang tak penting lagi~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: