dipaksa dan terpaksa dan keluarkan uneg-uneg anda

mgkn ini kebiasaan orang indo, mgkn bagus disatu sisi, tapi mgkn juga nggak, gak pengen mbahas itu,

ada sebuah acara yg gue pernah ikutin, dibagian-bagian tertentu dari acara itu diselipkan suatu kegiatan yang sangat menggugah hasrat ingin berontak. kegiatannya si bermanfaat banget. tapi selipannya ini masih jadi tanda tanya buat gue. masalahnya gue mensinyalir selipan ini mengandung sesuatu yg gak pas dg agama gue. tapi rupanya apa yg dalam pikiran gue ini tidak sejalan dengan yg dipikiran si ketua kegiatan ini. dan selipan itu diterus2kan. jadilah setiap kali tiba2 ada penyelipan itu, batin gue berontak dan berperang sesama batin yg lain. tapi gue masih belum berani walk out apalagi stand on my own feet bilang secara terus terang keberatan.

ada lagi cerita lain… gak pengen menyebutkan nama, karena gue disini bukan untuk masalahin organisasi mana dan siapa, tapi apa yg terjadi didalamnya yg mgkn bisa buat kita belajar.

suatu saat diberilah baju seragam. pertama kali pembagian, gue termasuk yg hate at the first sight. garis putihnya itu lo… bahannya itu lo… salah ukurannya itu lo…. percampuran warnanya itu lo… semua lah… *gak suka si gak suka ajah. gak usah pake alesan2. hehehehe… * sorry to say, ini masalah selera sepertinya. karena yg pengurus tidak merasakan apa yang saya rasakan.

dan sya-ulnya gue… seragam itu diberikan secara cuma-cuma ada buntutnya yang mengikat selama (i assumed) 1 periode kepengurusan yaitu satu tahun. metode pengikatannya dengan memberikan “much appreciated” labeling pada org yg make di acara2 tertentu yg hanya melibatkan pemilik seragam (seragamnya gak dibagikan kesemua anggota, hanya pengurus sajo).

dan lebih sya-ulnya beberapa orang mencoba memberikan muatan solidaritas, kekompakan, dan anggota/bukan anggota pada penggunaan baju seragam itu. ni yaa… disuruh nerima baju itu asli gue nahan buat gak protes keorangnya. disuruh nyimpen juga… gak masalah. menghadapi beberapa orang yang menganggap seragam itu ok, baiklah. saya coba mengerti.

tapi ini… DISURUH MAKE… sungguh tega… trus yg make dilabeli ‘much appreciated’ lagi. la yg gak make nasibnya gimana???? dilabeli ‘less than much appreciated’??? hanya gara-gara gak pake baju? make baju kok kayak prestasi besar??? atau mgkn mereka mngasih label itu karena banyak yg gak mau make bajunya yah? jadi emg prestasi besar bagi orang2 yg gak mau make, tapi akhirnya make gara2 pengen terlihat kompak?

bukannya mau bilang “bajunya jelek”, atau “yang ngedesign gak pinter”, apalagi “pengurus yang lain kemana yah… ” bukaaaaannn… walaupun hehehe… mangap sempet terpikir. tapi lebih ke… you dont give me a dang on choosing, designing, or even giving opinion, before the making, FINE. so dont blame me if i wont give you a dang on wearing when i think the uniform is not fine for me… fair enough kan? dan sekarang kita sama dewasa, belajar menghormati satu sama lain, menghormati keputusan orang lain memilih untuk tidak memaksa diri memakai sesuatu yg sangat bertolak belakang dengan isi hati.

gue mutusin dateng ke acara tanpa baju seragam itu, stand on my 2 feet and be bold and brave. eeee ada yg bilang “bukan anggota yah…?” STRIKE ONE. i considered as a joke. trus gue tetep diem. gue si udah prepare kalo bakalan ada yg protes atau gimana. gak ada… sampe akhirnya ada yg bilang, ‘foto yuk, pake seragam..’ ke orang lain yg dari ekspresinya terlihat seperti menolak. tapi tak ingin mengungkapkan. gue gak tahu reaksi itu sebenernya kemana, tapi buat gue ini udah nembus STRIKE THREE immediately. gue muntahin tuh uneg2, kalo gue gak suka, dan please dont push me to hard to do something that i dont wanna do. gue emg bukan orang yg pinter mengungkapkan. tapi harus belajar. atleast dari sini.

HOI! gak usah ngomong SOLIDER atau KOMPAK gara2 baju doang ke gue!

beda kalo gue masih baru kemaren mulai. bisa bilang mgkn ini acara pertama buat gue nunjukkin KOMPAK. ini sangat bukan rebelious. ini a try to be honest.

being honest is never easy. dan selama ini juga gue lebih suka nyimpen dan berusaha diem. tapi yg ada setelahnya gue grumbling di belakang. hehehehe… maksain ojan atau citra atau sapa gitu buat ngedengerin grumblin itu hahahaha… maap. i’m workin on this bad habbit deh, slowly tapinyah..

akhirnya gue minta maap sama beberapa org after acara. hihihih… karena sebagai org indo gue masih merasa gak enakeun.

Advertisements

4 thoughts on “dipaksa dan terpaksa dan keluarkan uneg-uneg anda

  1. santi says:

    Barusan landing lagi di sini…

    *sok nginggris mode :ON*

    I don’t know what activity you attended, so I cannot give spesific comments. IMO, if I feel uncomfortable with something, I will communicate it accordingly. Alhamdulillah, I am kinda outspoken person, so it’s not so difficult to me. Sportively, we have to express our thoughts if we agree with something. Although it’s just a small support, it can mean a lot to others.

    In term of the uniforms thing, I totally agree with you. I can not also stand to see any kinds of exclusivity or discrimination. IMO, If it’s objected for rewards, it’s supposed to given ‘AFTER’, instead of ‘BEFORE’.

    *sok nginggris mode :OFF*

    • eh uni…

      I am kinda outspoken person

      yeah… bagus buat uni. menurut aku uni emg termasuk yg outspoken. aku musti belajar banyak dari uni ni…

      If it’s objected for rewards it’s supposed to given ‘AFTER’, instead of ‘BEFORE’

      i agreee… and by rewards means something that thoughtful (untuk kasus yg aku tulis mgkn bkn unthoughtful, aku gak tahu)

  2. rifqie says:

    yaaaaaaay (teriakan khas mba upi).. i didint wear the uniform also. xixixi…

    santay aja mba upi, kan niatnya bukan ga ngehargain si pembuat/pendesain/pemberi. it’s just…simply don’t suit me to wear the uniform. that’s it. hehe

    in my point of view, nothing’s wrong with stated your mind. but some people are not (never) prepared to be criticized in front of others (based on my experience back in dormitory). so, it will be better to state it in an eyeball-to-eyeball meeting or in a private line.

    tetep semangat……….! 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: